"Gue marah kalau anak gue lu perlakukan enggak baik, baru gue sikat," tegasnya.
Dengan kata lain, selama anak-anaknya aman dan nyaman, ia takkan mencampuri siapa pun yang hadir di sekitar mereka.
3. Ekspektasi Netizen
Ruben tahu bahwa netizen berharap ia marah. Tapi ia memilih untuk tidak terjebak dalam drama.
"Itu yang dikomporin sama netizen. Mereka tuh berharap gue bereaksinya marah," katanya.
Ia sadar betul apa yang bisa memancing kegaduhan, dan ia memilih jalur sebaliknya.
4. Emosional untuk Anak-anaknya
Dengan tidak bereaksi negatif, Ruben memberikan rasa aman kepada anak-anaknya. Mereka tidak perlu terbebani oleh ketegangan orang dewasa.
Sikap Ruben yang tenang adalah bentuk kontrol emosional yang jadi panutan dalam situasi sulit.
5. Klarifikasi Tanpa Drama
Ruben menjelaskan segalanya dengan santai. Ia menepis gosip dan mengembalikan fokus pada hal yang penting, yakni anak-anak dan ketenangan hidup.
"Ibunya berhak untuk mau menceritakan, mau menjalankan hidup yang baru kan, silakan. Kan enggak ada nyusahin gue, enggak ngerepotin gue," ujarnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!