"Anak-anak yang seharusnya belum sesuai atau dilarang sebetulnya seks sebelum menikah seolah-olah menormalisasi hubungan yang tidak pantas dilakukan," tegasnya lagi.
Selain itu konten yang dipenuhi amarah, tuduhan, atau kata-kata kasar serta berisi perbuatan yang tak pantas dapat dianggap sebagai lingkungan yang tidak sehat bagi perkembangan mental anak.
Untuk itu meski mereka mungkin berpendapat bahwa ada nilai edukasi dari kasus tersebut dan disajikan dalam format konflik, namun Komnas Anak, tetap berpandangan bahwa prioritas utama adalah perlindungan anak di atas segalanya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini