Hal ini demi memastikan arah pembahasan tidak justru memperkeruh konflik yang ada.
Dalam proses produksi, Denny juga mengaku mempertimbangkan secara matang apa saja yang akan ditampilkan ke publik.
Ia tidak ingin tayangan tersebut justru menghancurkan reputasi pihak yang bersangkutan.
Denny menyebut bahwa dirinya memutuskan untuk berdiskusi lebih lanjut sebelum merekam podcast karena khawatir jika tayangan dilakukan tanpa persiapan, situasinya bisa berujung lebih buruk.
Menurutnya, konflik antara Erika Carlina dan DJ Panda adalah masalah personal yang sebaiknya diselesaikan secara tertutup. Ia tidak ingin masalah tersebut terus menjadi konsumsi publik.
Meski begitu, Denny menyadari bahwa segala keputusan dan tindakannya tetap berisiko menuai beragam persepsi dari masyarakat.
Ia pun mengakhiri klarifikasinya dengan harapan agar semua pihak yang terlibat bisa menemukan solusi damai.
"Pokoknya saya tutup dengan kalimat semoga semua dapat kedamaian. Mohon maaf juga kalau saya tidak maksimal dalam usaha saya karena saya punya perspektif sendiri, tapi kan pasti ada yang setuju dan enggak suka, ya saya mohon maaf," tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!