Dilansir Sketsa Nusantara.id melalui akun youtube resmi @raditya Dika, momen yang dialami seorang ayah ini, sering kali membuat Bintang bertanya-tanya tentang bagaimana seorang pertama kali merasakan mempunyai seorang anak.
“Gue selalu nanya, boleh cek deh ke komik-komik yang punya anak. Gue selalu nanya, lo pas anak lo lahir lo gimana perasannya? Semua pecah tang, lu bakal haru yang elu ngak rencanakan, tiba-tiba ada,” ungkap komik ini.
Sebagai calon ayah, alih-alih menghibur orang. Bintang Emon pun juga bertanya bagaimana Radit dapat mengemban tugas sebagai ayah pada sesi curhat tersebut di akun youtube resmi @radityadika.
“Bagaimana itu bisa jadi satu, tanggung jawab super besar tapi ada rasa cintanya, Lo happy,” tanya komik ini lagi.
Mendengar pertanyaan demikian membuat Radit berpikir sejenak lalu menjawab komentar Emon dalam video podcastnya.
“Gue tidak melihat ini sebagai sebuah beban, itu yang pertama. Tapi gue melihat ini sebagai sebuah tanggung jawab untuk membuat dia, gimana caranya bisa mencapai potensi diri terbaiknya dia,” jawab sutradara itu.
Begitulah ungkapan Radit tentang rasa tanggung jawab yang ia emban terhadap anak. Penulis ini ingin anaknya terus berkembang, karena dalam akun youtube @raditnyadika tersebut, ia menyadari bahwasanya setiap anak memiliki potensi.
Sedangkan di lain sisi, Emon pernah ditanya tentang bagaimana jika dia memiliki anak. Apakah boleh anaknya menjadi seorang guru?
“Mulia itu mulia, cuma ya masa kerjaan mulia gajinya setengah cash, setengah apresiasi?” Tanya seorang komik pada akun tiktok @bintangemon.
Menurut Emon, sementara tidak dulu. Karena baginya menjadi seorang guru ibarat genre horor yang hanya berisi petarung saja di situ.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!