2. Pamungkas - To The Bone
Pamungkas dikenal sebagai penyanyi indie dengan gaya khas dan lirik puitis. Namun di awal karier, banyak label musik yang meragukan lagunya.
Salah satu alasan yang cukup ironis karena namanya Jawa, tetapi lagunya menggunakan bahasa Inggris. Akhirnya lagu-lagunya ditolak.
Lagu To The Bone, yang awalnya dianggap kurang menjual, justru menjadi salah satu lagu paling viral.
Diputar jutaan kali di berbagai platform streaming, lagu ini memperkuat posisi Pamungkas sebagai musisi independen yang berpengaruh.
3. Judika - Aku Yang Tersakiti
Lagu Aku Yang Tersakiti adalah salah satu karya yang paling melekat dengan nama Judika. Ternyata lagu ini sempat berkali-kali ditolak oleh label. Judika ingin memasukkannya ke dalam album, tetapi tak mendapat restu dari manajemen.
Tidak menyerah, ia memutuskan memproduksi lagu itu sendiri dengan dana pribadi.
Hasilnya, Aku Yang Tersakiti justru menjadi salah satu lagu andalan Judika yang membawa namanya ke level popularitas lebih tinggi.
4. Mahalini - Sial
Lagu Sial awalnya hanya tercipta dari tantangan membuat melodi secara spontan. Tanpa ekspektasi besar, lagu ini berkembang menjadi karya yang matang.
Namun, ketika diajukan ke label, lagu tersebut sempat ditolak dan dianggap belum siap dirilis.
Mahalini tetap yakin lagu ini punya daya tarik tersendiri. Setelah akhirnya dirilis, Sial justru menjadi lagu galau yang viral di media sosial dan diputar jutaan kali.