Saat itu, Ferry Maryadi tengah mandi dan sabunan sebelum akhirnya jatuh disana dalam waktu singkat.
Selanjutnya Ferry segera memberitahu sang anak, Abay karena Deswita yang kebetulan sedang tidak ada di rumah.
Saudara Ferry yang lain turut datang untuk membantu dan mengantarkan ke rumah sakit.
Lantas, Abay mengabari ibunya alias Deswita soal sang ayah yang jatuh di kamar mandi lalu dibawa ke rumah sakir.
"Di sana ternyata Abay mengabari Deswita padahal aku sama sekali gak tahu kalau Abay ngabarin ibunya," sambungnya.
Sepanjang perjalanan ke rumah sakit, anggota geng motor Prediksi tersebut mengaku menahan rasa sakit.
Tetapi dirinya tidak memperlihatkan rasa sakitnya itu di depan keluarga karena tidak ingin menambah kepanikan semua orang.
"Kalau aku panik, kebayang gak anak, dan istri aku panik juga. Jadi, aku berusaha tenang walaupun keringat dingin sakit," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!