Padahal, uang Rp7 juta yang diterima belum cukup menutup seluruh modal dan biaya operasional.
“Tadi saya sudah minta tambahannya, cuma katanya nanti dulu. Semua barangnya sekarang habis semua, terus hanya dibayar Rp7 juta,” lanjutnya.
Video keluhan Kastimatong yang beredar luas di media sosial langsung menuai perhatian publik.
Tak berselang lama, pihak Verrell Bramasta akhirnya memberikan pelunasan sisa kekurangan yang sebelumnya belum dibayarkan.
Dalam kegiatan tersebut, Verrell diketahui tak hanya memborong mainan dan membagikannya kepada warga.
Ia juga membagikan uang tunai kepada masyarakat yang hadir dalam peluncuran IRID di Situ Cipule.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI