showbiz

Cari Sensasi? Ahmad Dhani Unggah Video Kompilasi Ghibah dan Fitnah Maia Estianty, Netizen: Pansos Biar Balik Modal

Selasa, 1 Juli 2025 | 11:19 WIB
Ahmad Dhani kembali sindir Maia Estianty lewat video di kanal YouTubenya (instagram/@ahmaddhaniofficial & @maiaestiantyreal)

 

SketsaNusantara.id - Pentolan grup Dewa 19, Ahmad Dhani lagi-lagi membuat gaduh media sosial dengan salah satu kontennya.

Kali ini, video di kanal YouTube miliknya, AHMAD DHANI DALAM BERITA yang panen hujatan.

Mantan suami Maia Estianthy ini pun dituding pansos (panjat sosial) dan mencari sensasi lewat videonya tersebut.

Baca Juga: Mengejutkan! Ahmad Dhani Mengaku Tak Mau Terima Amplop di Ngunduh Mantu Al dan Alyssa, Ternyata Ini Alasannya

Video terbaru Ahmad Dhani yang berjudul Kompilasi Ghibah dan Fitnah Maia Estianty (di saat sudah punya suami) tayang pada Senin, 30 Juni 2025.

Dalam video berdurasi 24 menit 20 detik itu, Ahmad Dhani membagikan kompilasi pernyataan Maia Estianty dalam sejumlah podcast yang ia nilai sebagai fitnah.

Video tersebut diunggah Ahmad Dhani sebagai salah satu ‘pembelaan’ terhadap kedua anaknya bersama Mulan Jameela, Shafeea Ahmad dan Muhammad Ali.

Baca Juga: Mulan Jameela Rupanya Pernah Minta Cerai ke Ahmad Dhani, Singgung Soal Nasib Maia Estianty?

“Konten ini dibuat atas dasar pembelaan kepada Feea dan Ali yang bundanya terus difitnah dan digunjing,” begitu pernyataan awal dalam video tersebut.

Video Ahmad Dhani itu diduga berkaitan dengan hinaan dan hujatan yang dilontarkan kepada anak perempuannya, Shafeea Ahmad.

Hal ini bermula dari prosesi pernikahan Al Ghazali dan Alyssa Daguise yang digelar pada 16 Juni 2025 lalu, termasuk acara ngunduh mantu yang diseelenggarakan pihak Ahmad Dhani pada 19 Juni 2025.

Baca Juga: Ahmad Dhani Mendadak Minta Maaf Kepada Syifa Hadju Mengenai El Rumi, Ada Apa ?

Adik perempuan El Rumi tersebut diolok-olok dengan sebutan anak gundik oleh netizen yang mengungkit kembali perselingkuhan Ahmad Dhani-Mulan Jameela pasca pernikahan Al Ghazali.

Halaman:

Tags

Terkini