Grup mereka memang populer sebagai grup komedi yang kerap kali mengkritik pemerintah di masa Orde Baru.
Lawakan grup Warkop DKI ini bukan hanya semata-mata senda gurau biasa, namun juga banyak berisi kritik sosial.
Akibatnya, mereka bertiga sempat mendapat ancaman yang cukup serius yang kemungkinan besarnya dari pemerintah.
"Bahkan kami sering sekali ditegur. Ancaman-ancaman dibunuh, dikirim surat kaleng dengan cap darah, udah sering banget deh," tutur Indro.
Bahkan hingga saat ini, Indro mengaku masih ingat bahwa Warkop DKI pernah masuk ke dalam daftar di map kuning.
Sebagai informasi, daftar map kuning merupakan orang yang sudah ditandai oleh pemerintahan Orde Baru karena melakukan kritik keras.
Hal itu diketahuinya dari salah satu ajudan dari Panglima Komando dan Keamanan Ketertiban pada masa itu, yang bernama Muhammad Sudomo.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini