Perlu diketahui juga bahwa segala sesuatu di daerah yang masuk dalam area konflik seperti palestina itu sangat mahal.
"Karena kan masih terjajah ya, apa-apa tuh mahal banget. Kambing harganya hampir USD 850, satu kambing yang 50 kilogram, hampir Rp 13 jutaan ya. Kalau sapi itu hampir USD 5 ribu-USD 6 ribu. Jadi memang mahal banget semua di sana," papar Indadari.
"Kita datang ke peternakan, kita pilih kambingnya, disembelih, terus dagingnya kita bagikan ke orang-orang yang ada di West Bank", lanjutnya.
Wanita bercadar ini menggambarkan kondisi di West Bank tak jauh berbeda dengan Gaza.
Tetap masih lebih memprihatinkan kondisi Gaza, mengingat hingga saat ini pemboman dan blokade bantuan masih terus dilakukan oleh Israel.
Indadari menjelaskan bahwa ada wilayah disana yang memang sangat dikuasai Israel, termasuk banyak orang Palestinanya.
"Mereka di sana itu lebih kayak village, lebih kelihatan banget terjajahnya. Untuk keluar dari West Bank ke Al Aqsa saja mereka gak bisa," ujar Indadari.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini