SketsaNusantara.id – Aktivitas pengolahan nikel oleh perusahaan tambang di Raja Ampat kini mengancam keberlangsungan ekosistem pulau-pulau di wilayah tersebut.
Kondisi ini memicu desakan keras dari berbagai kalangan agar pemerintah segera menghentikan proses eksploitasi yang dinilai merusak kawasan konservasi alam itu.
Diketahui, perusahaan yang beroperasi di sana adalah PT GAG Nikel, yang disebut telah melakukan pengerjaan di sejumlah pulau di kawasan Raja Ampat.
Baca Juga: Kaya Hayati, Tapi Terancam Tambang: Kenali Kekayaan Tumbuhan dan Satwa Langka Asli Raja Ampat
Sebagai salah satu wilayah dengan kekayaan alam dan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia, Raja Ampat seharusnya mendapatkan perlindungan ketat dari segala bentuk eksploitasi industri.
Merespons maraknya penambangan nikel di Raja Ampat, aktor sekaligus Youtuber Denny Sumargo yang juga dikenal sebagai petualang, turut menyuarakan penolakannya terhadap kebijakan tersebut, khususnya kepada pemerintah di bawah koordinasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
"Saya sebagai orang yang pernah menjelajahi Indonesia, hampir 600 pulau di seluruh Indonesia, dan Papua adalah salah satu pulau yang pernah saya jelajah," ujar pria yang akrab dipanggil Densu dalam video di akun TikTok pribadinya, dikutip SketsaNusantara.id pada Sabtu, 7 Juni 2025.
Baca Juga: Ramai Soal Izin Tambang Nikel di Raja Ampat, Menteri ESDM Ungkap Sudah Ada Sebelum Masuk Kabinet
Ia secara tegas meminta agar aktivitas penambangan nikel di Raja Ampat segera dihentikan dan izin eksploitasi dicabut demi menjaga kelestarian alam dan kehidupan masyarakat Papua.
"Saya memohon dengan sangat kepada Bapak Prabowo, mewakilkan diri saya pribadi dan aspirasi dari masyarakat Papua, tolong ditinjau kembali kebijakan untuk pengolahan nikel di Papua. Tolong sekali, Pak," tuturnya.
Lebih lanjut, Denny menyatakan bahwa tanah Papua bukanlah tempat untuk dijadikan ladang eksploitasi meskipun memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah.
"Buat saya, tanah Papua bukan ladang eksploitasi, tapi tanah kehidupan," tegasnya.
Pernyataan Denny Sumargo pun menuai beragam respons positif dari masyarakat dan aktivis lingkungan. Kampanye digital bertagar #SaveRajaAmpat mulai ramai digaungkan di media sosial.