showbiz

Pecahkan Rekor 10 Juta Penonton! Jumbo Picu Perdebatan Usai Dianggap Gak Layak Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Kok Bisa?

Jumat, 30 Mei 2025 | 19:00 WIB
Potret Film Animasi JUMBO yang ramai disorot usai pecahkan rekor 10 juta penonton, jadi film Indonesia terlaris kedua sepanjang masa (Instagram/visinemaid)

Eldo menganggap film ini belum bisa dibilang setara Disney dan menyebut film-film seperti 1 Kakak Tujuh Ponakan hingga Pengepungan di Bukit Duri masih lebih layak dilabeli film terbaik dibandingkan Jumbo.

"Film animasi 10 juta penonton jadi film terlaris bahkan dibilang setara Disney? Jumbo berada di puncak malah gak layak untuk gelar terlaris sepanjang masa," imbuhnya.

"Tahun ini ada 1 Kakak 7 Ponakan yang sangat layak atau Pengepungan di Bukti Duri dengan segala kekurangannya masih cukup layak jadi film terbaik daripada Jumbo," tandasnya.

Baca Juga: Pramono Anung Menangis Ingat Masa Lalu, Kisah Hidupnya Ternyata Mirip Film 1 Kakak 7 Ponakan

Tulisan Eldo Erlangga ini ramai jadi sorotan warganet yang sudah dilihat lebih dari 200 ribu pengguna X (dulu Twitter).

Komentar ini mengundang beragam reaksi dari netizen. Tak sedikit yang menyebut film Jumbo layak jadi film terlaris sepanjang masa karena memang kualitas gambarnya yang jempolan.

Bukan hal mudah menciptakan film sebagus ini. Jumbo digarap selama 5 tahun dengan kolaborasi 420 kreator, termasuk animator, penulis, musisi dan seniman visual dari seluruh Indonesia ini.

Ada pula warganet juga menyebut salah satu animator Jumbo bahkan pernah menggarap film animasi Disney sehingga tak heran kualitas gambarnya terlihat sangat halus dan realistis.

Baca Juga: Jumbo Jadi Film Animasi Indonesia Terlaris Sepanjang Masa! Ini 5 Alasan Film Karya Ryan Adriandhy Wajib Ditonton Saat Libur Lebaran Bareng Keluarga

Warganet juga menilai Jumbo bisa membawa dampak positif bagi anak-anak, apalagi selama ini jarang ada tontonan menghibur penuh makna yang sesuai dengan usia mereka.

"Sangat layak, film animasi ini meskipun bukan cuma untuk anak anak tapi dampaknya gede banget, lihat aja mereka yang sekarang suka sesuatu yang sewajarnya dan gak hype ngikutin tren di tiktok. Film ini eksklusif dan jadi pintu buat animator2 indonesia lain untuk perkembangan film animasi di indonesia," komentar akun @marchead.

"Bang, temen SMA gue salah satu animator film jumbo dan dia pernah ngerjain film lego disney princess: the castle quest, ini bisa jawab komentar lu yang bilang jumbo ga setara film disney," imbuh akun @grumpygirl.

Ada pula warganet yang menyebut Jumbo lebih baik dibandingkan film-film yang mengangkat kisah nyata yang viral media sosial seperti Ipar Adalah Maut.

Baca Juga: Film Ipar Adalah Maut Dapat Kritikan Keras dari Warganet Malaysia, Dituding Film Asusila Berkedok Islami hingga Jadi Perdebatan di Medsos

"Sakatupo (1 Kakak 7 Ponakan) dan Pengepungan di Bukit Duri tuh emang bagus tapi marketnya gak sebanyak Jumbo. Gue akui film dengan cerita orisinal kaya gini ada harganya, jadi PH bisa bikin film yang gak cuma ngambil kisah viral-viral doang, kaya KKN di Desa Penari, Norma atau Ipar Adalah Maut," komentar akun @ifahfahrizal.

Halaman:

Tags

Terkini