“Gue tuh suka-suka gue. Hidup tuh suka-suka gue. Apalagi dulu anak gue masih umur 2 tahun, belum ngerti apa-apa,”
Seperti saat keduanya terlibat cekcok dan Nagita meminta Raffi untuk pergi dari rumah, Raffi pun menuruti tanpa rasa berat sedikitpun.
“Gue terbiasa hidup sendiri kan, dari SMA gue udah hidup sendiri. Makanya pas gue dibilang suruh keluar, ya keluar aja,” jelasnya.
Saat itu Raffi memilih untuk tinggal di salah satu apartement miliknya.
“Nggak bawa apa-apa. Kan apartemen gue banyak, Gigi nggak tahu apartemen gue yang mana aja yang gue beli,” katanya.
Raffi juga menceritakan saat Nagita mengancam akan pergi dari rumah dan membawa Rafathar.
Saat itu Raffi mempersilahkan istrinya untuk meninggalkan rumah dan membawa buah hatinya, namun ia juga memberi ancaman pada Nagita.
Baca Juga: Verrell Bramasta dan Fuji Bakal Menikah Tahun Ini? Raffi Ahmad: Saya Ikut Jadi Sponsor
“Contoh ya, Gigi pernah bilang, ‘Aku aja yang keluar, aku pergi bawa Rafathar’. Gue jawab, ‘Lo pergi bawa Rafathar, 9 bulan lagi ada Rafathar baru ya, gue nggak tanggung jawab’. Akhirnya dia nggak jadi keluar,”
Hingga akhirnya suatu hari Raffi menerima pesan dari Nagita berisi pesan suara putranya.
Pesan suara itulah yang kemudian membuat ego Raffi perlahan mulai runtuh.
Baca Juga: Ayu Ting Ting Curhat Tentang Ibu Tunggal, Isu Perselingkuhan dengan Raffi Ahmad Kembali Diungkit
“Gigi pernah voice note, pakai suara Rafathar. Di situ, Rafathar ngomong, ‘Papa di mana? Kok jarang tidur sama Aa?’,” ceritanya.
Bukan itu saja. Sebuah kejadian yang juga menyadarkan Raffi yaitu saat ia melihat sang istri tengah berdoa dan menangis.