Connie mengalami kekerasan fisik dan seksual oleh seorang asing yang menerobos masuk ke dalam kamar motel tempat dia menginap.
Hingga akhirnya, di tahun 1976 ia memenangkan perkara hukum atas kasusnya tersebut. Namun, pengalaman traumatis tidak berhenti di situ.
Empat tahun kemudian, yaitu pada 1981, Connie kehilangan saudara laki-lakinya karena dibunuh. Hal tersebut membuat Connie berakhir dalam perawatan psikiatri.
Karena kejadian nahas tersebut, Connie aktif menjadi advokat untuk hak-hak korban kejahatan dan kekerasan, serta ikut dalam gerakan meningkatkan kesadaran kesehatan mental.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!