SketsaNusantara.id - Ajang Master Chef Indonesia season 12 telah menemukan pemenangnya.
Dua grand finalis asal Bali telah menyelesaikan tantangan terakhir untuk memperebutkan gelar dari kompetisi memasak terpopuler di tanah air ini.
Rupanya Hovit yang sering menyelipkan cita rasa otentik Bali harus rela dan menyaksikan Fajar yang berhasil mengangkat piala Master Chef Indonesia di season 12 ini.
Sejak awal kompetisi, Fajar memang menjadi salah satu kontestan 'paling berbahaya' karena kerap menyajikan sajian yang tak hanya bercita rasa lezat tetapi juga berpenampilan menarik.
Maka tak heran jika piala Master Chef Indonesia season 12 ini berhasil diraihnya.
Kompetisi memasak di season 12 ini memang memberikan warna baru. Salah satunya dengan juri baru yaitu Rudy Choirudin yang semakin membuat Master Chef benar-benar 'bercita rasa' Nusantara.
Hal ini sempat membuat ramai jagad maya, karena di season sebelumnya Master Chef Indonesia kerap dianggap berpihak pada ras tertentu dan sajian western dianggap lebih mendominasi.
Kini dengan terpilihnya Fajar sebagai pemenang Masterchef Indonesia season 12 (MCI12), seolah mematahkan rumor jika kompetisi ini hanya 'ramah' pada kontestan keturunan Tionghoa-Indonesia atau kerap disebut Chindo.
Dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram @masterchefina berikut ini sederet fakta menarik tentang Fajar.
1. Olah Leunca jadi Dessert di MCI12
Fajar yang selama kompetisi selalu unggul pada olahan dessert membuat gebrakan baru yang membuat kagum para juri.