SketsaNusantara.id - Kabar mengejutkan datang dari artis senior Atalarik Syach. Lama tak terdengar kabarnya, kini ia muncul dengan mengumumkan bahwa rumahnya digruduk aparat berseragam.
Melalui unggahan di Instagram storynya, Atalarik Syach menunjukkan saat para aparat berseragam melakukan eksekusi pada salah satu tanah miliknya.
Aksi para aparat berseragam ini membuat Atalarik Syach merasa terdzolimi.
Atalarik Syach menegaskan bahwa tanah yang dieksekusi aparat ini telah dibelinya sejak tahun 2000.
"Saya berjuang untuk mempertahankan tanah saya dari 2015. Tanah ini sudah dibeli dari tahun 2000," ucapnya, dikutip dari akun Instagram @ariksyach.
Dikatakan Atalarik Syach bahwa tanahnya memang sedang menjadi objek sengketa di Pengadilan.
Hingga kini, kata Atalarik, kasus tanahnya masih menjadi sengketa, belum dipastikan siapa yang berhak atas tanah tersebut.
"Ini belum inkrah. Masih ada gugatan dan lagi dirapiin. Saya bukan penipu, bukan penjahat. Nyari saya gampang. Tapi saya nggak diberi ruang untuk itu," lanjutnya.
Terkait kejadian eksekusi hari ini, Atalarik mengaku tak mengetahui akan terjadinya hal tersebut. Kejadian eksekusi itu terjadi secara tiba-tiba.
"Tidak ada pemberitaan ke saya, dianggap kami ini binatang, tidak ada surat untuk kami dan sekarang sudah dieksekusi," jelasnya.
Saat terjadi penggrudukan, Atalarik sempat menanyakan keabsahan agenda tersebut kepada para petugas.