showbiz

Disomasi Posan Tobing, Tantri Beberkan Alasan Masih Nyanyikan Lagu KOTAK yang Diciptakan Bersama, Curhatannya Pengen Berhenti Ngeband Bikin Nyesek

Rabu, 14 Mei 2025 | 10:11 WIB
Potret Tantri Syalindri bersama band KOTAK yang dilarang nyanyikan lagu-lagu hits saat manggung usai disomasi Posan Tobing (Instagram/kotakband_)

SketsaNusantara.id - Tantri Syalindri, vokalis band KOTAK belum lama ini mengunggah curhatan di Instagram terkait somasi yang dilayangkan Posan Tobing.

Mantan drummer band KOTAK bersama Julia Angelia sebelumnya melayangkan somasi pada bulan Juni 2024 lalu dan melarang ketiga anggota termasuk Tantri, Mario Marcela Handika Putra dan Chua untuk menyanyikan sejumlah lagu ciptaannya.

Bahkan lagu-lagu hits KOTAK ciptaan bersama seperti "Pelan-Pelan Saja", "Masih Cinta", "Tinggalkan Saja hingga "Kosong Toejoeh" juga dilarang dinyanyikan baik secara on air maupun off air.

Baca Juga: Izin Dulu Saat Akan Gunakan Lagu Ahmad Dhani dan Bayar Royalti? Dul Jaelani Ungkap Sisi Lain Jadi Anak Pentolan Dewa 19

Terkait hal ini, Tantri Kotak akhirnya buka suara. Melalui akun Instagramnya, istri Hatna Danarda itu mengungkapkan kekecewaannya terkait somasi yang dilayangkan Posan Tobing dan Julia Angela.

Ia menegaskan tak lagi membawakan lagu-lagu ciptaan mereka, namun masih menyanyikan lagu-lagu hits KOTAK karena merupakan ciptaan bersama.

"Lagu-lagu Kotak yang sepenuhnya diciptakan oleh PT (Posan Tobing) dan JA (Julia Angelia) memang sudah tidak kami bawakan lagi sejak somasi dilayangkan. Itu adalah bentuk penghormatan kami," ungkap Tantri dalam postingan di akun Instagram @tantrisyalindri dikutip SketsaNusantara.id hari Rabu, 14 Mei 2025.

"Sementara itu, lagu-lagu hits Kotak yang kami ciptakan bersama-sama seperti "Pelan-Pelan Saja", "Masih Cinta", "Selalu Cinta", "Tinggalkan Saja", "07" masih kami bawakan di atas panggung," imbuhnya.

Baca Juga: Setelah 14 Tahun Berkarya Arda Pilih Mundur dari Naff, Inilah Profil Suami Tantri Kotak Hatna Danarda

Tantri menyebut dirinya masih punya hak yang sama sebagai pencipta lagu. Ia juga mengizinkan penyanyi atau band lain menyanyikannya mengingat lagu tersebut adalah ciptaan bersama yang menjadi bagian KOTAK selama belasan tahun.

"Saya punya hak yang sama sebagai pencipta BERSAMA, dan dengan hati yang lapang, saya bersama KOTAK menginjinkan siapapun untuk membawakan," ungkapnya.

"Prinsip pegangan hidup saya yang sampai hari ini saya percaya adalah siapa yang melancarkan rejeki orang lain itu sama halnya sedang melancarkan rejekinya sendiri," tutur Tantri.

"Lagu-lagu itu juga bagian dari perjalanan saya selama kurang lebih 18 tahun terakhir bersama Kotak dan para pendengar," imbuhnya.

Dalam postingannya, Tantri curhat ungkapkan perjuangannya mempertahankan pekerjaan jadi anak band, terlebih setelah adanya somasi dari Posan dan Julia yang terasa begitu "melelahkan".

Halaman:

Tags

Terkini