Menurutnya, melakukan modifikasi pada paes ageng boleh saja, asal tidak mengubah pakemnya.
"Dalam hal ini @harpi.dpd.diy sudah menetapkan pakem tata rias pengantin gaya Yogyakarta yang harusnya menjadi rujukan perias," ujarnya.
MUA Jogja ini juga menyinggung pernyataan netizen yang menyebut bahwa paes Luna Maya tersebut bukanlah tata rias pengantin Yogyakarta.
"Aku pikir yang bilang seperti itu cuma mencari pembenaran aja. Dalam hati pasti sadar kalau itu tata rias pengantin Yogyakarta," katanya.
"Semoga ini tidak menjadi polemik yang berkepanjangan. Tujuanku mengangkat ini adalah supaya orang-orang, terutama calon pengantin tahu ada yang salah dan supaya yang salah itu tidak dijadikan refrensi pada hari pernikahannya," tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!