Raditya Dika juga menyoroti bahasa kerja agensi yang dirasa sangat formal berdasarkan pengalamannya.
Lutfi mencontohkan bahwa dunia konten memilik banyak negosiasi, sementara di dunia agensi tidak ada pedoman pasti.
"Biasanya di dunia ini (content creator) kan penuh dengan negosiasi kan, balik lagi tidak ada benchmark yang pakem dalam dunia agensi," ujar Lutfi.
Lutfi menambahkan bahwa hal ini menjadi bahan dari kontennya karena banyak orang baru menyadari cara mereka berkomunikasi setelah melihat konten tersebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!