showbiz

Kronologi Lengkap Ibunda Desainer Didiet Maulana Dijambret saat Olahraga Pagi: Kalung Dirampas hingga Terseret di Aspal

Sabtu, 10 Mei 2025 | 10:35 WIB
Kronologi ibunda desainer Didiet Maulana jadi korban penjambretan. (Instagram/didietmaulana)

SketsaNusantara.id – Kabar kurang menyenangkan datang dari desainer kenamaan Didiet Maulana.

Sang ibunda yang sudah lanjut usia menjadi korban penjambretan brutal saat tengah berolahraga pagi di sekitar kediamannya, Jumat, 9 Mei 2025.

Insiden tersebut mengakibatkan sang ibu mengalami luka serius di bagian kepala setelah kalung yang dikenakannya dirampas paksa oleh pelaku.

Baca Juga: Mengejutkan! Pihak Kepolisian Ungkap Kronologi Insiden Kirana Larasati Rugi Jutaan Rupiah Akibat Ditipu

Didiet membagikan kronologi memilukan itu lewat unggahan di akun Instagram miliknya @didietmaulana.

Ia menuturkan bahwa pelaku menggunakan sepeda motor dan mengenakan helm putih saat beraksi. Kalung milik ibunya yang sebenarnya tersembunyi di balik kaus olahraga berhasil ditarik paksa oleh pelaku hingga menyebabkan korban terseret di aspal.

"Ibu saya yang sudah sepuh, ditarik kalungnya yang sebetulnya berada di dalam kaos olahraganya," tulis Didiet, dinukil SketsaNusantara.id pada Sabtu, 10 Mei 2025.

Baca Juga: Kirana Larasati Layangkan Laporan Kriminal! Humas Polres Jaksel Beberkan Kronologi Adanya Kasus Dugaan Penipuan Pakai Modus Tak Terduga

Lebih lanjut Didiet menerangkan, ibunya yang menjadi korban penjambretan dalam kondisi gemetar langsung dibawa ke RS Pusat Pertamina (RSPP) untuk menjalani pengobatan.

Beruntung, sang ibu masih bisa diselamatkan setelah mendapatkan perawatan cepat dari pihak RSPP.

Meski kondisinya kini berangsur membaik, trauma mendalam tak dapat dihindari.

"Kepalanya sudah diobati, namun traumatiknya yang membuat ibu saya ketakutan," ungkapnya. 

Baca Juga: 5 Fakta Kebakaran Truk TNI Muat Amunisi di Tol Gempol Arah Malang: Kronologi hingga Update Kondisi Lalu Lintas, Ada Korban Jiwa?

Didiet menyampaikan, ibunya saat ini tengah menjalani pengawasan medis selama 1x24 jam di rumah dengan kondisi tubuh yang masih memar dan nyeri akibat insiden tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini