SketsaNusantara.id - Pada acara After Party pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier, keduanya mengajukan alasan mengapa dalam pernikahan mereka memilih adat Jawa dan memilih Paes sebagai riasannya.
Luna Maya dan Maxime Bouttier menyebutkan bahwa ada beberapa alasan kuat mengapa mereja memilih rias pengantin Paes untuk pernikahan mereka.
Diantara alasan-alasan itu mereka menyebutkan bahwa mereka berdua merupakan keturunan Jawa, Luna dari sang ayah sedangkan Maxime dari sang ibu maka jadilah 2 orang yang memiliki tampang bule namun memiliki darah Jawa ini menggunakan riasan pengantin Jawa.
Pemilihan Paes Ageng ini menjadi cara bagi mereka untuk menghormati dan membawa kultur Jawa dalam pernikahan mereka, serta sebagai wujud kebanggaan akan identitas Jawa mereka.
Alasan lainnya, rupanya memakai riasan ini merupakan impian keduanya sejak lama, dimana Luna memiliki impian untuk menikah mengenakan paes dan kebaya rancangan desainer Edi Betty sejak ia masih aktif di dunia modeling.
"One day kalau aku menikah ingin pake Paes dan pakai kebayanya Edi Betty," ujar Luna.
Baca Juga: Intip Harga Souvenir Pernikahan Luna Maya dan Maxime, Setara dengan UMR Terendah di Indonesia?
Maxime juga memiliki keinginan agar Luna mengenakan paes di pernikahan mereka sebab ia terinspirasi dari foto pernikahan ibunya yang sangat kental dengan adat Jawa.
"Kalau kita menikah kamu harus pakai Paes ya," cerita Maxime saat mengutarakan keinginannya kepada istrinya Luna Maya.
Dan benar saja, saat acara ijab qobul Luna Maya tampil cantik dan anggun dengan menggunakan riasan yang disebutnya sebagai Paes.
Namun ternyata riasan Luna Maya tersebut disebut sebagai riasan yang menabrak pakem oleh akun tiktok yang mengaku merupakan pemilik sebuah Wedding Organizer.
Ia adalah pemilik akun tiktok @Dhani Mukti Pengantin Production, perias pengantin yang merias pernikahan Kaesang dan Erina Gudono yang juga menggunakan Paes Ageng Yogyakarta.