showbiz

Perhitungan Primbon Jawa Hari dan Tanggal Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier, Ternyata Punya Arti Seperti Ini...

Rabu, 7 Mei 2025 | 18:00 WIB
Prosesi pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier di Bali (Tangkapan layar Youtube Luna Maya )

SketsaNusantara.id - Hari ini, Rabu, 7 Mei 2025, adalah hari berbahagia bagi Luna Maya dan Maxime Bouttier yang melangsungkan pernikahan di Bali. 

Tanggal 7 Mei 2025 hari pernikahan pasangan Luna dan Maxime ini sebetulnya merupakan tanggal yang disembunyikan dari publik, namun karena satu pihak akhirnya bocor.

Meski keduanya merupakan anak-anak keturunan Eropa namun akhirnya Luna dan Max memilih adat Jawa dalam rangkaian pernikahannya.

Baca Juga: Sering Cinlok, Terkuak 5 Cewek yang Diisukan Jadi Mantan Pacar Maxime Bouttier Sebelum Pilih Luna Maya Jadi Pasangan Hidupnya Meski Beda Usia 10 Tahun

Dihimpun SketsaNusantara.id dari Primbon Jawa, menurut sudut pandang budaya Jawa, pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier yang dilaksanakan pada hari Rabu, 7 Mei 2025 memiliki makna yang istimewa, baik dari pemilihan hari yakni Rabu maupun tanggalnya yakni tanggal 7.

Makna Hari Rabu dalam Primbon Jawa

Dalam Primbon Jawa, hari Rabu memiliki neptu 7, neptu ini tergolong sedang, tidak terlalu tinggi maupun rendah. Secara umum, hari Rabu sering dikaitkan dengan sifat pertengahan, seimbang, dan cenderung tenang.

Menikah di hari Rabu disebut memiliki potensi yang positif, bersifat tenang dan damai sehingga bisa diartikan sebagai harapan akan pernikahan yang harmonis, stabil, dan tidak terburu-buru. 

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier: Lokasi di Resort Mewah Bali hingga Semua Orang Diundang

Hari Rabu juga disebut memiliki sifat potensi netral karena neptunya sedang. Hari Rabu tidak dianggap sebagai hari yang paling utama untuk menikah, namun juga tidak termasuk hari yang dihindari. Hasilnya lebih bergantung pada perhitungan neptu kedua mempelai dan tanggal secara keseluruhan.

Makna Tanggal 7 dalam Tradisi Jawa

Angka 7 atau "pitu" dalam tradisi Jawa memiliki konotasi positif yang kuat, terkait dengan makna yang terkandung di dalamnya.

 • Pitulungan (Pertolongan)

Pitulungan merupakan harapan akan kemudahan dan bantuan dalam menjalani pernikahan.

Halaman:

Tags

Terkini