showbiz

Polisi Beberkan Fakta Mengejutkan Kasus Vape Ilegal, Jonathan Frizzy Diduga Jadi Otak Penyelundupan Etomidate demi Raup Keuntungan Fantastis!

Selasa, 6 Mei 2025 | 18:00 WIB
Potret Jonathan Frizzy alias Ijonk diduga ikut merencanakan penyelundupan vape ilegal berisi etomidate masuk ke Indonesia (Instagram/ijonkfrizzy)

SketsaNusantara.id - Kasus vape ilegal yang menyeret publik figur, Jonathan Frizzy alias JF, masih jadi sorotan publik.

Aktor yang akrab disapa Ijonk itu ternyata punya peranan penting dalam penyelundupan etomidate yang dimasukkan dalam vape atau rokok eletrik.

Ijonk ditangkap pada hari Minggu, 4 Mei 2025 di Jakarta Selatan. Ia resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Bandara Soekarno-Hatta pada hari Senin, 5 Mei 2025.

Baca Juga: Jonathan Frizzy Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Vape Ilegal Berisi Obat Keras: Kronologi Penangkapan di Jaksel hingga Dijerat Pasal Berlapis

Meski sempat mangkir karena alasan kesehatan, Ijonk tetap kooperatif menjalani pemeriksaan polisi.

Dalam video yang beredar di media sosial, tampak aktor keturunan Tionghoa itu sudah memakai baju tahanan saat diperiksa polisi, meski masih dalam tahap pemulihan setelah menjalani operasi.

Terbaru, polisi beberkan sederet fakta mengejutkan terkait peran aktif JF dalam kasus ini berdasarkan hasil pemeriksaan. Berikut rangkumannya sebagaimana dihimpun SketsaNusantara.id dari laman resmi Polri dan Bea Cukai.

Baca Juga: Resmi Pakai Baju Oranye! Detik-Detik Jonathan Frizzy Diperiksa Terkait Kasus Vape Ilegal, Gerak-Geriknya Susah Duduk Jadi Sorotan: Sakit Apa?

1. Ijonk Bikin Grup Chat untuk Atur Strategi Penyelundupan Vape Ilegal ke Indonesia

Polisi mengungkapkan bahwa Ijonk berperan penting dalam menyelundupkan "barang haram" ke Indonesia.

Ia mengatur strategi dengan membuat grup WhatsApp (WA) bernama "Berangkat" untuk mengoordinasikan penyelundupan vape berisi etomidate agar bisa masuk tanpa ada kecurigaan dari pihak keamanan.

Grup ini beranggotakan Ijonk (JF) bersama tiga tersangka lain, yaitu ER, BTR, dan EDS, yang memiliki peran masing-masing.

Baca Juga: Profil Jonathan Frizzy, Artis Inisial JF yang Jadi Tersangka Kasus Vape Obat Keras, Karier hingga Drama Perceraian

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Ronald Sipayung mengatakan bahwa grup chat ini digunakan untuk merencanakan pengiriman dan memastikan kelancaran distribusi barang ilegal dari luar negeri ke Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini