SketsaNusantara.id - Pak Tarno kembali mencuri perhatian publik setelah videonya viral saat berada di kawasan Kota Tua Jakarta.
Dalam video yang beredar di media sosial, pesulap legendaris itu tampak mengenakan topi sulap yang mejadi ciri khasnya dan berjalan di antara kerumunan pengunjung.
Pesulap legendaris yang kini tengah berjuang memulihkan kondisi kesehatannya karena mengalami stroke, terlihat menggunakan alat bantu jalan.
Kehadirannya mendadak bikin salfok dan tak sengaja terekam kamera pengunjung. Video Pak Tarno tertatih-tatih kesulitan berjalan di kawasan Kota Tua seketika viral dan ramai jadi perbincangan warganet di media sosial.
Namun, video tersebut memicu spekulasi negatif. Tak sedikit netizen sebut Pak Tarno diduga sedang meminta-minta uang pada pengunjung di Kota Tua, mengingat dirinya tengah mengalami kesulitan ekonomi karena kondisi kesehatannya menurun.
Menanggapi komentar netizen, Pak Tarno akhirnya buka suara. Ia membantah tudingan bahwa dirinya sedang mengemis, padahal kala itu ia sedang piknik ke Kota Tua Jakarta.
Baca Juga: Ditipu Rp100 Juta oleh Manajer, Pak Tarno Kini Bertahan Hidup dengan Berjualan Ikan di Pinggir Jalan
Hal itu disampaikan Pak Tarno saat diundang di acara Rumpi (No Secret) pada hari Sabtu, 3 Mei 2025 lalu.
Ia juga menyebut banyak pengunjung yang antusias mengajaknya foto bareng hingga diberi uang oleh para pengunjung.
"Itu padahal saya lagi piknik, bawa rantang, bawa nasi, bawa termos, terus dikeroyok, orang-orang pada manggil minta foto," kata Pak Tarno dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram @rumpi_ttv.
"Mereka kasih uang, habis minta foto kasih uang dikantongin sini, saya bukan minta-minta tapi dikasih (uang)," tandasnya.
Didampingi Dewi, istrinya, Pak Tarno mengakui bahwa ia memang menerima banyak uang dari pengunjung yang meminta foto bersama di Kota Tua.