Hari pertama kerja, Farhan mulai yakin bahwa ada yang tidak beres dengan pekerjaannya ini.
"H+1 kerja, aku tahu, oh ini udah pasti nggak halal. Indikasinya nggak halal itu kita berpura-pura menjadi seseorang yang bukan kita,"
Farhan sempat mencoba untuk mengundurkan diri, namun ia justru diminta uang tebusan jika ingin pergi dari pekerjaannya.
"Dia bilang, lo nggak bisa cabut, paspor dan data diri lo udah dikumpulin sama admin, kalaupun lo mau nebus, lo harus bayar. Dan pada saat itu tuh Rp 25 juta per orang,"
Saat itu Farhan tidak punya pilihan lain. Ia akhirnya terpaksa bertahan dan melakukan pekerjaannya sebagai penipu.
Baca Juga: Dilan Janiyar Bongkar Aib Mantan Suami, Selingkuh 10 Kali Sampai Trauma Pernikahan
"Kita dapat database nomor, market kita Australia. Kita dapat puluhan ribu nomor dari hacker. Nah kita spam satu-satu dengan modus bahwa aku salah nomor,"
"Akhirnya kita minta maaf, segala macam. Lalu kenalan, kita pura-pura sebagai cewek," lanjutnya.
Sampai akhirnya ada momen dimana Farhan bisa kabur tanpa membayar uang tebusan sepeserpun. Yaitu saat ia izin untuk melakukan shalat Idul Fitri di tahun 2022.
"Berhasil keluar karena aku izin salat Ied tahun 2022, terus kabur. Paspor ditahan, kita minta tolong KBRI bikin paspor sementara," tandasnya.
Kini sosok Farhan mendadak menjadi idola baru berkat parasnya saat melakukan live TikTok berjualan batik.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini