showbiz

Polemik Mafia Skincare, Doktif Berstatus Tersangka Tapi Tak Hadir Saat Pemanggilan, Akan Dijemput Paksa?

Senin, 28 April 2025 | 20:40 WIB
Polemik mafia skincare doktif vs Andreas Situngkir (Instagram @carlos_shu, @dr.andreas_situngkir)

SketsaNusantara.id - Polemik mengenai dugaan "mafia skincare" yang melibatkan Reza Gladys dan beberapa pihak lain, termasuk Dokter Detektif (Doktif), semakin memanas.

Hingga beredar kabar ada potensi penjemputan paksa atas Doktif oleh polisi Medan terkait laporan lain yakni atas laporan dokter Andreas Situngkir.

Pada kasus pencemaran nama baik dengan Andreas Situngkir, Doktif telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polrestabes Medan atas laporan dugaan pencemaran nama baik tersebut.

Baca Juga: Kegirangan? Respons Nyeleneh Doktif Usai Ditetapkan Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik, Bongkar Jati Diri Dokter AS

Laporan ini terkait pernyataan Doktif yang menyebut dokter Andreas bukanlah dokter, melainkan seorang "jastiper" (jasa titip) skincare dari Bangkok.

Dokter Andreas inilah yang mampu menyeret nama doktif sebagai tersangka dan ia terus melakukan sindiran-sindiran terhadap doktif bahwa ia sosok yang tampil sebagai pelindung konsumen skincare padahal bukan.

Meskipun sudah berstatus tersangka sejak Maret 2025, hingga pertengahan April 2025, Doktif belum ditahan dan hal ini pula yang membuat ia terus disindir oleh dokter Andreas bahwa ia tak kooperatif.

Baca Juga: Hadir Pada Pemeriksaan Atas Laporan Dokter Richard Lee, Doktif Bongkar Fakta Sang Dokter Lakukan Penipuan

Hal ini menimbulkan kritik dari pihak pelapor yang khawatir Doktif melarikan diri atau menghilangkan barang bukti, apalagi sempat beredar kabar bahwa Doktif bepergian ke luar negeri.

Untuk itu berhembus kencang kabar bahwa doktif akan sgeera dijemput paksa oleh kepolisian atas laporan dokter Andreas tersebut.

Kabar itu beredar per tanggal 27 April 2025, dimana beredar kabar mengenai upaya penjemputan paksa oleh polisi terhadap Doktif, namun, Doktif melalui sebuah video membantah kabar tersebut.

Baca Juga: Doktif Tunda Pemeriksaan dan Kini Mangkir dari Panggilan Polisi Atas Laporan Richard Lee, Ini Kata Polres Metro Jakarta Selatan

"Nggak ada itu bohong, siapa yang bilang itu jemput paksa?," bantah doktif dirangkum dari kanal YouTube Cumicumi.

"Coba sebut namanya, Fitri Salhuteru? Andreas Situngkir?," tanya doktif terkait sosok sebenarnya yang menghembuskan kabar bahwa akan ada penjemputan paksa pada dirinya.

Halaman:

Tags

Terkini