SketsaNusantara.id – Nama penceramah muda Habib Zaidan bin Yahya kembali jadi buah bibir setelah sebuah video ceramah lamanya kembali viral di media sosial.
Kali ini, bukan suara merdunya yang dibahas, melainkan isi ceramah yang dinilai melecehkan perempuan dan mencederai nilai-nilai moral.
Dalam video yang beredar luas, Habib Zaidan terlihat berbicara di hadapan ratusan jemaah dalam sebuah majelis pengajian.
Dengan santai, ia melontarkan kalimat yang langsung memantik kontroversi, "Jika cinta tak direstui, dedek bayi jadi solusi," ucapnya diikuti gelak tawa para hadirin, dilansir SketsaNusantara.id dari TikTok @namaponi.
Momen tersebut semakin menjadi perhatian setelah Gus Miftah, yang duduk di sampingnya, menimpali dengan celetukan, "Itu artinya, nggak penting jadian, yang penting kejadian."
Kedua penceramah itu tertawa bersama, seolah menganggap hal tersebut hanya guyonan ringan.
Namun di dunia maya, suasana berbanding terbalik. Banyak warganet menilai bahwa ucapan itu tidak pantas keluar dari seorang tokoh agama. Kritik tajam mengalir deras, menyebut pernyataan tersebut merendahkan perempuan dan berpotensi menyesatkan generasi muda.
"Ini bukan cuma tidak lucu, tapi juga sesat pikir," tulis akun @net***.
"Seharusnya penceramah seperti ini dievaluasi. Agama bukan bahan candaan," komentar @nir***.
"Lucu buat siapa? Ini malah merusak moral anak muda," tambah @sah***.
Meski gelombang kritik membesar, hingga berita ini diterbitkan, Habib Zaidan belum memberikan klarifikasi resmi.
Sementara itu, akun Instagram pribadinya, @zaidan_yahyaa, justru mengunggah jadwal pengajian terbarunya di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, tanpa menyinggung polemik tersebut.