SketsaNusantara.id - YouTuber Tasyi Athasyia kembali ramai jadi sorotan publik gegara review Balut, makanan yang kini sedang viral di media sosial.
Dalam postingan di Instagramnya, food vlogger saudara kembar Tasya Farasya itu ingin memperlihatkan bagian dalam Balut, namun tak memakannya.
Pasalnya, makanan tersebut ternyata haram dikonsumi bagi umat muslim. Tasyi menyebut Balut sebagai makanan yang menjijikkan dan keheranan mengapa makanan ini bisa jadi tren baru di TikTok.
"Demi Allah, ini makanan yang menjijikkan menurut aku, aku nggak tahu kenapa beneran ada yang berani makan Balut, ini tren TikTok terparah," kata Tasyi dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah di akun Instagram @tasyiiathasyia pada hari Rabu, 23 April 2025.
Lantas, apa itu Balut? Mengapa makanan yang viral di TikTok ini haram untuk dikonsumsi? Bagaimana pandangan menurut Islam?
Balut merupakan telur ayam atau telur bebek berisi embrio yang hampir sempurna lalu direbus agar bisa dikonsumsi.
Telur ini telah dibuahi dan dierami sebelumnya oleh induk ayam lalu diinkubasi di bawah sinar matahari, atau dikubur dalam pasir yang kemudian disimpan dalam keranjang agar tetap hangat.
Jajanan ini bukan dari Indonesia melainkan berasal dari Filipina dan sering ditemui di negara-negara lain seperti Thailand, Kamboja hingga Vietnam.
Balut kini mulai jadi tren baru di TikTok yang bisa dibeli di marketplace seharga Rp40 ribu hingga Rp85 ribu.
Ada yang menyebut makanan ini dianggap mengandung protein tinggi dan rasanya mirip dengan sup ayam dengan tekstur yang tak biasa.
Kendati demikian, Balut tidak boleh dikonsumi umat Islam karena termasuk makanan haram. Bukan hanya dilarang untuk muslim, Balut juga ternyata dianggap haram oleh orang-orang Yahudi.