Ia mengaku memulai semuanya seorang diri, tanpa bantuan tim, modal, bahkan tanpa penonton.
"Awalnya, semua aku lakukan sendiri. Nggak ada tim, nggak ada modal, bahkan kadang nggak ada yang nonton,” tulis Willie dalam unggahan tersebut.
Youtuber berusia 23 tahun tersebut mengaku pernah mengunggah 25 video dalam satu hari yang seluruhnya ia kerjakan seorang diri.
“Tapi aku terus jalan. Pelan-pelan belajar, pelan-pelan perbaiki diri. Nggak instan, tapi setiap prosesnya aku nikmati," sambungnya.
Willie kemudian menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, menyadari bahwa dalam perjalanan panjangnya sebagai kreator, bisa saja ada hal-hal yang kurang berkenan di mata orang lain.
"Aku manusia biasa, pernah salah dan pasti ada khilaf. Tapi aku terus belajar dari lubuk hati paling dalam. Aku minta maaf kalau ada ucapan atau sikapku yang tidak berkenan," ujarnya.
Tak hanya itu, Willie juga mengekspresikan rasa terima kasih mendalam kepada para pengikutnya.
Ia menuturkan bahwa dukungan warganet telah memungkinkan dirinya untuk melakukan berbagai kegiatan sosial, mulai dari pembangunan masjid hingga membantu pendidikan anak-anak.
"Hari ini, aku cuma mau bilang, 'Terima kasih, aku bersyukur’,” tulis Willie mengungkapkan rasa terima kasihnya.
Menurut Willie, semua hal yang dilakukannya tak akan berhasil jika bukan karena izin Tuhan.
Pernyataan tersebut lantas ditafsirkan banyak pihak sebagai bentuk klarifikasi atas isu plagiat yang tengah mencuat.
Kendati tidak secara eksplisit menyebut nama Bobon, publik menduga unggahan Willie menjadi respons tidak langsung terhadap klaim orisinalitas Masak Besar yang telah lebih dulu diajukan Bobon Santoso ke ranah hukum.