showbiz

Mahfud MD Kenang Titiek Puspa dari Cara Sang Diva Berkomunikasi dengan Tuhan: Doanya Keluar dari Hati yang Tulus

Minggu, 13 April 2025 | 18:21 WIB
Potret Titiek Puspa dan caranya berkomunikasi dengan Tuhan yang menjadi pelajaran spiritual yang berkesan bagi Mahfud MD (Instagram/titiekpuspa_official)

SketsaNusantara.id - Titiek Puspa telah berpulang ke hadapan Sang Pencipta pada Kamis, 10 April 2025 di usia 87 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi dunia hiburan Tanah Air.

Tak hanya para seniman, masyarakat luas pun merasakan kehilangan atas wafatnya penyanyi legendaris yang dikenal sebagai Ratu Pop Indonesia ini.

Dikenang lewat lagu-lagu yang melegenda dan pesan moral yang kuat, Titiek Puspa juga dihormati sebagai sosok inspiratif yang menyentuh hati banyak orang, termasuk bagi tokoh politik seperti Mahfud MD.

Baca Juga: Titiek Puspa Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun, Unggahan Terakhir di Medsos Jadi Sorotan, Netizen: Selamat Jalan Legenda Indonesia...

Dalam postingan di Instagram yang diunggah pada hari Jumat, 11 April 2025, Mantan Menko Plhukam itu ikut ikut menyampaikan rasa duka yang mendalam, bahkan memuji Titiek Puspa sebagai seniman sejati dengan karya-karyanya yang disukai banyak orang.

"TITIEK PUSPA atau Hj. Sudarwati (nama kecilnya) telah wafat, pergi menghadap Sang Khaliq. Karya seninya bukan hanya menghibur tetapi juga mendidik," tulisnya sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram @mohmahfudmd.

Bagi Mahfud, lagu-lagu Titiek seperti "Kupu-kupu Malam" yang penuh menyentuh hati dan "Menabung" yang edukatif mencerminkan kepedulian Titiek terhadap masyarakat.

Karya-karya Titiek Puspa yang sarat dengan pesan inspiratif bagi lintas generasi, dinilai menjadi amal jariyah yang akan terus mengalirkan pahala bagi almarhumah.

Baca Juga: Mengenang Titiek Puspa Lewat Lagu 'Kupu-Kupu Malam', Ternyata Ada Kisah Haru dan Sentuhan Religi di Balik Karya Eyang yang Melegenda

Salah satu momen yang paling membekas di ingatan Mahfud adalah perbincangan ringan namun penuh makna soal doa yang dipanjatkan Titiek Puspa saat menjalankan ibadah haji 35 tahun silam.

Meski tak fasih berbahasa Arab, Titiek menunjukkan ketulusan hati dalam berkomunikasi dengan Tuhan walaupun ia hanya bisa menyampaikan doa dalam bahasa Jawa.

"Saya ingat pernyataan Titiek Puspa saat pulang haji tahun 1990. Ketika ditanya, doa apa yang dibaca saat berthawaf, Titiek yang tak bisa bahasa Arab, menjawab bahwa dia berdoa dengan bahasa Jawa, 'Duh Gusti, Kulo nyuwun ngapuro'," ungkapnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Kenang Sosok Titiek Puspa: Musisi Legendaris yang Dapat Kepercayaan dari Bung Karno untuk Nyanyikan Lagu 'Bersuka Ria'

Mahfud terkesan dengan kesederhanaan dan keikhlasan Titiek Puspa dalam berdoa. Menurutnya, sikap Titiek memberikan pelajaran berharga bahwaa doa yang tulus tak terikat bahasa.

Halaman:

Tags

Terkini