Pesan tersebut salah satunya berupa nasihat mengenai pentingnya menjadi orang yang terus belajar.
"Dulu aku sebel waktu dia bilang, 'You're a jack of all trades, but a master of none.' Tapi ternyata itu yang bikin aku terus belajar, coba hal baru, dan bisa adaptasi," ujar Sheryl.
Menurut Sheryl, ayahnya mengajarkan untuk tidak takut mencoba hal baru, meskipun tidak selalu menjadi ahli dalam satu bidang tertentu.
Lebih lengkap, Sheryl menceritakan bagaimana ayahnya mendorongnya untuk selalu terus berusaha.
"He said, life isn't always about being the best at one thing, tapi tentang gimana kita bisa terus jalan, even when it's tough. Dad juga ngajarin kalau ga semua hal akan kita dapatkan, tapi kalau niat dan usaha, pasti ada jalannya," tulis Sheryl.
"To stand up for myself. Event if it mean letting go dan percaya kalau Tuhan selalu punya rencana baik. Stay humble punya empati, dan berani ngaku salah," imbuhnya.
Sheryl menunjukkan kini dirinya sudah tumbuh berkat ajaran ayahnya.
Lebih lanjut Sheryl mengungkapkan aktivitas keseharian ayahnya yang kini kembali fokus pada bertani.
"Now that his kids are grown, dad kembali lagi ke dirinya-bertani, beebagi, dan pelan-pelan mengenal dirinya sendiri.
Setelah menghabiskan waktu bersama ayahnya, meskipun hanya sebentar Sheryl menyadari sesuatu yang berharga dari ayahnya.
"Baru sekarang aku ngerti, dia ngga pernah keras tanpa alasan. He just wanted us to be strong in our own way, dan dari semua ini aku sadar, it's okay to take our time, to grow, and find joy in the little things that's what matters. Thanks for everything, dad. I get it now" ujarnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!