SketsaNusantara.id - Denise Charista lagi-lagi harus berurusan dengan mantan karyawan dan kali ini ia juga tengah melaporkan karyawannya kepada pihak kepolisian.
Tidak hanya 1 orang kini Denise Charista melaporkan beberapa orang yang dianggapnya telah merugikan dirinya.
"Aku melaporkan tidak hanya satu orang tapi beberapa orang," ujar Denise saat ia ditemui media usai keluar dari Polres Jakarta Selatan dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube SelebTubeTV.
"Yang pertama aku laporin mantan asisten yaitu Vida, disini saya umumkan Vida itu sudah tidak bekerja lagi sama saya dan ia berhenti secara tidak profesional," imbuhnya terkait asistennya yang bernama Vida yang kini sudah berhenti secara tidak profesional.
Menurut Denise ia menyebut asistennya tersebut berhenti secara tak profesional sebab ia pergi begitu saja bahkan setelahnya memberikan handphone yang berisi data-data pekerjaannya ke ojek online untuk dikirimkan padanya.
Akibat dari tindakan asistennya tersebut, Denise mengaku keteteran sebab semua data pekerjannya ada didalam handphone tersebut.
Setelah handphone itu kembali ke tangan Denise, ia menemukan ada beberapa isi percakapan yang dihapus dan ada beberapa bukti transfer keuangan hasil kerja Denise yang juga dihapus.
Untuk itulah Denise saat ini, Selasa 8 April 2025 ia resmi melaporkan Vida ke Polda Metro Jakarta Selatan atas tuduhan penggelapan karena ia menemukan Vida telah menggelapkan uang hasil pekerjaan Denise.
Sedangkan orang kedua yang dilaporkan oleh Denise adalah seseorang bernama Umay yang merupakan admin outlet jualan piyama miliknya.
"Jadi si Umay ini aku laporin pasal penggelapan juga, jadi si Umay ini menjual piyama aku secara sendiri dan transfer ke rekening dia pribadi," ujar Denise.
Rupanya Umay yang merupakan admin jualan online nya melakukan live jualan piyama milik Denise, lalu setelahnya Umay ini akan mengarahkan pembeli lewat chatting pribadi untuk melakukan transaksi ke rekening pribadinya.