showbiz

Heboh! Benarkah Tarian Bagi-Bagi THR Lebaran yang Viral Berasal dari Yahudi? Bunda Corla Tiba-Tiba Ngamuk: Muak Aku...

Minggu, 6 April 2025 | 09:48 WIB
Viral tarian bagi-bagi THR disebut berasal dari Yahudi. (Kolase TikTok/vonnyfelicia/rawit325)

SketsaNusantara.id – Momen Lebaran 2025 tak hanya diramaikan dengan tradisi khas silaturahmi dan makanan lezat, tetapi juga oleh tren-tren viral yang ramai berseliweran di media sosial.

Dua di antaranya adalah Velocity dan Tarian Bagi-Bagi THR, yang sukses mencuri perhatian banyak orang dari berbagai usia, mulai dari remaja hingga kalangan dewasa.

Namun, di tengah popularitasnya, muncul spekulasi mengejutkan yang menyebut bahwa tarian ini konon berakar dari tradisi Yahudi.

Baca Juga: Kocak! Sebut Ada Teman yang Kontrol Dirinya, Bunda Corla Bagi Rahasia Tak Bicara Ngalor Ngidul Bahas Hastag Kabur Aja Dulu

Isu ini mencuat usai akun TikTok @sampit.update mengunggah video yang disertai narasi: “Ternyata Tarian dan Musik ini berasal dari tradisi Yahudi, kini tarian dan musik tersebut sedang trend di Indonesia untuk digunakan sebagai trend Joget bagi-bagi THR.”

Isu tersebut langsung menuai reaksi dari publik, termasuk influencer asal Indonesia yang kini tinggal di Jerman, Bunda Corla (@corla_2).

Dimana dalam unggahan di akun Instagramnya, ia secara tegas membantah klaim yang beredar dan menjelaskan bahwa tarian yang viral itu justru berasal dari kawasan Skandinavia, tepatnya Finlandia, dan bukan berkaitan dengan tradisi atau ritual tertentu.

Baca Juga: Tanggapi Tagar Kabur Aja Dulu, Bunda Corla Dianggap Jauh Lebih Cerdas dari Para Menteri Prabowo Gibran

“Biar tidak keliru yang lagi diikutin trending bagi-bagi THR, ini aslinya joget dari Negara FINLANDIA. Adalah sebuah kelompok etnik Finnik Baltik Siberia barat laut atau Rusia Barat, pesisir Laut Baltik sekitar tahun 1000 SM,” tegasnya dalam video yang diunggah dilansir SketsaNusantara.id pada Minggu, 6 April 2025.

Tak hanya itu, Bunda Corla juga menambahkan bahwa tarian tersebut bukan berasal dari orang Yahudi, Turki, Mesir, maupun nenek moyangnya.

Selain itu, Bunda Corla juga menerangkan bahwa tarian tersebut sama sekali tidak mengandung unsur religi, spiritualitas, ataupun simbolisme ritual apa pun.

Baca Juga: Tagar Kabur Aja Dulu Viral jadi Tren, Bunda Corla Vokal Sentil Wamenaker Terkait Syarat Kerja Tak Masuk Akal: Nggak Wajar, Mau Ngapain?

“Dance/nari yang tidak ada kaitannya dengan ibadah, budaya, pemujaan, ritual khusus, apalagi agama. Jangan gila, tar gila beneran. Ini joget happy saat pesta di tahun 1960. Bukan joget cari pesugihan atau tumbah,” tulisnya lagi.

Ia pun meminta publik untuk tidak asal menyebarkan berita bohong atau fitnah, hanya gara-gara tidak menyukai satu kepercayaan tertentu.

Halaman:

Tags

Terkini