Sejatinya masak besar seperti pengalaman seorang Bobon bisa menghabiskan waktu 10-12 jam.
"Gue pernah gagal amsak Rendang karena memang lama, gue ditunggu ratusan masyarakat yang banyak gak makan dari rumahnya," katanya.
Pernah mengalami kejadian yang di luar ekspektasi, saat masak Rendang, Bobon Santoso ternyata kekurangan waktu.
Daging yang dimasak sudah matang, namun bumbu santan yang seharusnya tak berair seperti rendang pada umumnya, miliknya masih kental.
"Akhirnya oke kita bagikan kondisi rendang yang nggak jadi rendang, artinya bumbu rendang masih kental atau kalio ya, mirip gulai," kata Bobon.
Bumbu masakan rendang miliknya sata itu masih belum pekat hitam sempurna seperti rendang pada umumnya.
Namun, Bobon berisiatif untuk membagikan karena keburu waktu dan kasihan melihat masyarakat yang menunggu terlalu lama.
"Dagingnya sudah empuk sudah bisa dimakan, gue anggap itu kegagalan, penampakannya kayak gulai," ungkapnya.
Saat memasak itu, Bobon menyebutnya sebuah kegagalan yang mana mirip dengan kalimatnya 'merencanakan kegagalan'.
"Supaya tetap bisa dinikmati, seperti itu," lanjut Bobon.
Walaupun ia menganggap masakannya itu gagal, namun nasibnya tak seperti Willie Salim yang kehilangan daging rendang.