SketsaNusantara.id - Baru-baru ini, seorang anak perempuan bernama Arra kembali menjadi sorotan dan menuai hujatan dari warganet.
Arra yang sebelumnya sempat dihujat karena pertanyakan seseorang yang tak kenakan hijab, kini ada video baru yang kembali membuat anak kecil sepertinya dihujat kembali.
Hal ini bermula dari video yang beredar di media sosial, di akun TikTok @bababubuara, di mana Arra melontarkan ucapan yang dianggap merendahkan pekerja pabrik.
Dalam video tersebut, Arra terlihat sedang berada di dalam mobil bersama orang tuanya.
Ia kemudian meminta pelembap kepada ibunya dengan alasan agar kulitnya tidak "hinyai" seperti "teteh-teteh bubaran pabrik".
Istilah "hinyai" sendiri dalam bahasa Sunda berarti kusam atau dekil, sehingga jika diterjemahkan maka Arra meminta pelembab agar tak terlihat dekil seperti teteh-teteh yang baru keluar pabrik.
Ucapan Arra ini sontak menuai kecaman dari warganet, terutama dari kalangan teteh-teteh (mbak-mbak) yang bekerja di pabrik.
Sebagian besar mereka menyayangkan anak kecil seperti Arra harus melontarkan kata-kata yang membuatnya dihujat.
Untuk itu masyarakat menilai bahwa semua itu kesalahan orang tua Arra yang tak mampu mengarahkan anak sekecil Arra untuk memfilter perkataannya.
Sebab banyak yang menilai bahwa ucapan Arra tersebut tidak pantas dan merendahkan profesi pekerja pabrik.
Untuk itu masyarakat menyayangkan sikap orang tua Arra yang terkesan membiarkan anaknya berkata demikian.