showbiz

Kaki Telah Diamputasi, Ini Cara Suti Karno Agar Meninggalkan Nama Baik Dengan Berdayakan Sesana Difabel

Minggu, 23 Maret 2025 | 20:54 WIB
Kisah Suti Karno atau Atun usai jadi penyandang disabilitas (YouTube Melaney Ricardo)

 

SketsaNusantara.id - Suti Karno telah kehilangan kakinya beberapa tahun yang lalu karena diamputasi, kini ia menjadi orang yang mulai mendedikasikan hidupnya untuk penyandang difabel.

Suti Karno merupakan adik kandung dari Rano Karno pada tahun 2022 yang lalu telah mengamputasi kakinya karena penyakit diabetes yang dideritanya

Diabetes menyebabkan luka di kakinya yang tak kunjung sembuh, dan kondisinya semakin memburuk akkhirnya, Suti Karno memutuskan untuk mengamputasi kakinya.

Baca Juga: Video Klip 'Iclik Cinta' Tuai Kontroversi, Dilakukan di Kompleks Makam dan Perpustakaan Bung Karno, Begini Nasibnya Sekarang

Kini ia menjadi sosok yang duduk di kusti roda dan ia juga tergerak agar supaya orang-orang difabel seperti dirinya namun memiliki talenta bisa dipertunjukkan.

Untuk itu Suti Karno gelar acara kegiatan pentas seni Ramadhan bersama komunitas difabel.

Bukan pantas biasa, namun acara pentas seni yang dipertunjukkan komunitas difabel tersebut ditinyton oleh artis-artis sahabat-sahabat Suti Karno sendiri.

Baca Juga: Pernah Tersandung Kontroversi? Inilah Sosok Mala Agatha Penyanyi yang Dikecam akibat Video Klip di Sekitar Perpusnas Bung Karno

Bukan itu saja, acara yang digagas Suti Karno tersebut juga dihadiri oleh wakil gubernur Jakarta, Rano Karno, kakaknya sendiri.

"Saya bersyukur anak-anak itu bisa tampil di tonton sama artis-artis," tutur Suti Karno dilansir dari SketsaNusantara.id dikutip dari kanal YouTube Starpro Indonesia.

"Di tonton pak Wagub (Rano Karno) juga dateng pas tepat waktu," imbuhnya bahwa sang kakak hadir di acara yang digagas dirinya tepat waktu.

Baca Juga: Rano Karno vs Gibran, Gaya Pejabat Tinjau Lokasi Banjir Naik Perahu Karet, Netizen: Maklumlah Wagubnya Masih Artis...

"Ini proyek pertama yang dibuat oleh komunitas Difabel Solidaritas," imbuhnya lagi.

Bahwa sebelumnya komunitas difabel ini sebelumnya merupakan grup pengajian sampai akhirnya ia bertemu dengan seseorang yangmengatakan bahwa ia konsern terhadap difabel.

Halaman:

Tags

Terkini