"Ini bukan kerjaan yang sifatnya ongkang-ongkang kaki, lalu dapat gaji," sambungnya.
Terakhir, Ifan juga mempersilakan kepada siapa pun yang merasa mampu dan pantas untuk menggantikannya sebagai Dirut PFN.
"Last but not least, apabila ada siapapun teman-teman yang dirasa mampu, mau dan bisa menggantikan saya, silakan datang ke kantor PFN kapanpun,” pungkasnya.
Ia pun tak segan-segan mengaku akan mundur dari jabatan yang belum lama diembannya tersebut.
“Pintu PFN akan selalu terbuka. Dan apabila saya rasa ada orang yang lebih mampu menggantikan saya, saya akan mundur," kata Ifan
Namun sambung dia, jika belum ada sosok yang mau menggantikannya, Ifan meminta publik untuk membiarkannya bekerja.
Di lain sisi, Ifan mengaku bersyukur di balik kontroversi penunjukannya, PFN kembali dikenal dan disorot publik.
“Alhamdulillah kini masyarakat Indonesia mulai berkenalan dengan PFN,” ungkapnya.
Terlebih lagi kata dia, PFN yang merupakan BUMN di bidang produksi film selama ini bahkan tidak pernah diperhatikan lagi.
“Jangan suruh orang lapar berpikir, apalagi bekerja. Inilah yang sedang saya usahakan beberapa hari ini,” bebernya.
Selain itu, Ifan juga meminta publik untuk menyudahi drama soal penunjukannya sebagai Dirut PFN.
Ke depannya, Ifan mengaku hanya akan menyajikan perkembangan terkini soal PFN.