SketsaNusantara.id - Mediasi antara Kimberly Ryder dan mantan suaminya, Edward Akbar, terkait dugaan penggelapan mobil berakhir dengan kekecewaan.
Sebelumnya, Kimberly Ryder melaporkan Edward Akbar atas dugaan penggelapan mobil ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 27 Juni 2024.
Sidang mediasi yang dijadwalkan Polres Metro Jakarta Selatan antara Kimberly Ryder dan Edward Akbar pada Senin 17 Maret 2025., namun rupanya Edward memilih tidak hadir.
Tentu saja ketidakhadiran Edward Akbar membuat Kimberly Ryder kecewa sebab dengan demikian mediasi berikutnya masih akan dilakukan pada bulan Mei mendatang.
Kimberly Ryder mengungkapkan bahwa mediasi berikutnya tersebut terlalu lama baginya sehingga ia mengaku kecewa dan dipersulit oleh mantan suaminya tersebut.
"Tidak ada mediasi yang terjadi hari ini karena, orangnya tidak datang katanya sedang ada di luar kota sedang kerja," ujar Kimberly Ryder kepada media dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Cumicumi.
Kimberly Ryder juga menegaskan bahwa urusan mobi ini ia hanya ingin haknya dan anak-anaknya dikembalikan.
Kuasa hukum Kimberly Ryder, Machi Ahmad, menjelaskan bahwa mediasi ini dilakukan untuk mencari solusi terbaik bagi kedua belah pihak, terutama untuk kepentingan anak-anak mereka.
"Yang saya tahu itu untuk anak-anak juga kok, ya kita mencari solusi bagaimana nih diluar langkah pidana, lebih baik mediasi, apalagi di bulan yang penuh berkah," kata Machi Ahmad.
Menurut kuasa hukum Kimberly, saat terikat dalam pernikahan, mereka berdua ada 2 mobil yakni Pajero dan BMW, untuk itu pihaknya meminta BMW kembali padanya sebab merupakan haknya dan anak-anaknya.
Pihak Kimberly Ryder kini hanya bisa menunggu panggilan polisi selanjutnya untuk melakukan mediasi dan ia berharap Edward Akbar sebagai mantan suami serta ayah dari anak-anaknya segera menyelesaikannya.***