SketsaNusantara.id - Kabar mengejutkan datang dari dunia perfilman Indonesia ketika film Siapa Dia mendadak mengumumkan batal tayang.
Sebulan lalu teaser dirilis, film musikal yang dibintangi Nicholas Saputra itu menuai respons baik dari para pecinta film Indonesia hingga jadi salah satu tontonan yang paling dinantikan kehadirannya di tahun 2025.
Namun, sayangnya film tersebut batal tayang di bioskop sebagaimana disampaikan Faizal Lubis selaku produser eksekutif melalui akun Instagram Fabis Entertainment.
"Saya sebagai produser eksekutif mengumumkan bahwa film Siapa Dia saya batalkan untuk rilis. Karena alasan yang tidak mungkin saya sampaikan di muka publik, saya meminta maaf kepada semua pihak yang terlibat dalam film ini," tulis Faizal Lubis dalam postingan Instagram @fabis.entertainment yang diunggah hari Senin, 10 Maret 2025.
Kabar pembatalan rilis ini mengejutkan banyak pihak dan mematahkan harapan para penggemar film yang ingin menonton aksi Nicholas Saputra dalam film musikal pertamanya.
Mengenal lebih dekat, berikut sederet fakta menarik mengenai film Siapa Dia yang akhirnya batal tayang di Indonesia dihimpun SketsaNusantara.id dari akun Instagram @fabis.entertainment dan berbagai sumber.
1. Genre Film Musikal Sejarah
Film Siapa Dia menarik perhatian publik karena ditampilkan sebagai film musikal yang mengangkat sejarah perfilman Indonesia dari era 1.0 hingga 4.0.
Garin Nugroho selaku sutradara melakukan pendekatan unik dalam seni visual yang ingin menghidupkan kembali sejarah perfilman Indonesia melalui alunan musik dan tarian dalam film ini.
2. Nicholas Saputra Memainkan Beragam Karakter
Menilik dari teaser perdananya, film ini berfokus pada kisah seorang bintang film populer yang bosan dengan kariernya dan ingin membuat teater musikal yang berlatar sejarah keluarga yang selalu berkaitan dengan sejarah perfilman Indonesia.
Dalam film ini, Nicholas Saputra menjadi pemeran utama bernama Layar yang berubah menjadi beberapa karakter mengisahkan perjalanan hidupnya mulai dari kakek buyut, kakek, hingga ayahnya.