SketsaNusantara.id- Belum lama ini, band D'Masiv berhasil mengejutkan publik dengan membuat gebrakan baru sebagai perayaan ulang tahun mereka yang ke-22.
D'Masiv yang digawangi oleh Rian dkk ini memajang nama band mereka di salah satu halte Transjakarta.
Halte transjakarta yang awalnya bernama Halte Petukangan Utara, saat ini berubah menjadi Halte Petukangan D'Masiv.
Pada salah satu titik halte, tertulis "Halte Petukangan D'Masiv" yang dibagikan juga oleh akun Instagram @dmasivbandofficial, melansir SketsaNusantara.id pada hari Rabu, 5 Maret 2025
Nah, berikut ini beberapa fakta menarik dibalik berubahnya halte Transjakarta menjadi milik D'Masiv.
1. Naming rights
Dalam rangka merayakan hari jadi D'Masiv yang ke-22 tahun sejak berdiri 3 Maret 2003 silam, grup band tersebut membeli naming rights di Halte Transjakarta Petukangan Utara.
Naming rights sendiri adalah hak yang diberikan pada perusahaan atau individu untuk menamai fasilitas publik, misalnya stadion atau halte lewat perjanjian komersial sebagai strategi pemasaran dan branding.
Lokasi Halte Petukangan D'MASIV ini berada di Jalan Ciledug Raya, Petukangan Utara, Pesanggrahan dan berada di Koridor 13 yang melayani bus TransJakarta koridor 13, yaitu Puri Beta 2-Tegal Mampang.
2. Alasan Pilih Halte Petukangan
Alasan D'Masiv memutuskan membeli naming rights Halte Petukangan Utara, karena disanalah mereka mengawali kariernya sebagai sebuah grup band.