SketsaNusantara.id - Kasus penembakan terhadap ruko milik Fitri Salhuteru mengejutkan publik.
Fitri Salhuteru baru-baru ini mengungkapkan bahwa kantornya menjadi korban teror penembakan oleh orang tak dikenal.
Ia menunjukkan bukti berupa kaca kantor yang berlubang dan pecah, diduga akibat tembakan, persis di ruang kerjanya.
Selain itu Fitri Salhuteru menyebutkan bahwa tembakan tersebut merupakan bentuk teror seseorang terhadap dirinya.
Untuk itulah ia menunjuk seorang pengacara Tommy Tri Yunanto untuk mengungkap siapa dalang penembakan sebenarnya agar segera terungkap kebenarannya.
Untuk itu Fitri Salhuteru didampingi kuasa hukum telah melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib yakni Polres Tangerang Selatan.
Menurut Tommy, kejadian ini harus diusut tuntas oleh kepolisian sebab tak hanya berdampak pada Fitri Salhuteru seorang namun juga terhadap keluarganya.
Menurutnya lagi tindakan penembakan ke arah ruang kerja Fitri merupakan bentuk pengancaman seseorang terhadap kliennya.
"Objek dari penembakan ini ada di posisi antara lantai 2 dan lantai 3, tetapi antara 2 lantai 3 itu bentuk kaca jadi fokusnya pas tertuju ke ruangan kerja mbak Fitri," tegas Tommy dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Cumicumi.
"Kaca yang tebal bisa pecah, bolong, apalagi kepala? Ini asumsi yang mengarah pada opini kita ini sudah mengancam," tambahnya.
"Secara enggak langsung walaupun ini disuruh saya rasa pasti kenal karena enggak mungkin orang-orang ujuk-ujuk (tiba-tiba) asal tembak," jelasnya.