"Saya minta maaf sepenuhnya dan tidak akan saya ulangi hal serupa di masa yang akan datang," tambahnya.
Dalam unggahannya ia mengatakan telah menyadari bahwa informasi yang ia dapatkan memiliki sumber yang bermasalah, dan ia bertanggung jawab atas tindakannya.
Ia menyampaikan permintaan maaf kepada Clairmont, masyarakat Indonesia, dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan serupa.
Sementara itu pihak Clairmont juga telah memberikan klarifikasi terkait tuduhan yang beredar.
Mereka mengaku telah melakukan tinjauan internal, Clairmont menyatakan tidak menemukan bukti bahwa mereka mendistribusikan produk kedaluwarsa atau berjamur ke panti asuhan.
Clairmont juga memberikan bukti dokumentasi terkait kegiatan CSR mereka, mereka juga juga menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini