Segi musiknya pun sama, dimana Ia membawakan jenis dance-pop berirama up-beat serupa dengan Jody.
Baca Juga: Minoz Siap-siap War! Tiket Fan Meeting Lee Min Ho Dibuka Besok! Cek Harga Paling Murah
Ketenaran Malyda di era tersebut tak lepas dari nama terkenal di sekitarnya, seperti Deddy Dhukun, Dodo Zakaria, Billy J Budiarjo, serta Dian Pramana Poetra atau Fariz RM yang pernah menjadi pembimbingnya.
Lagu hitsnya "Semua Jadi Satu" yang berasal dari album 12 Bintang Idola sukses terjual hingga mencapai angka 400.000 kopi.
Bahkan, lagu ii pernah direkam ulang oleh 3 Diva yakni Helmy Yahya, Ruth Sahanaya dan Lala Suwages untuk dimasukkan dalam album mereka di awal tahun 2010 silam.
Baca Juga: Hotman Paris Sakit Apa? Tangkapan Layar Google Jadi Bukti, Netizen Berikan Saran Soal Alkohol
Malyda juga sempat berkolaborasi dengan banyak penyanyi melalui single Nurleila di tahun 1989 dan Tak Pernah Berubah yang rilis pada tahun 1991.
Selain itu, Malyda sempat tergabung dalam kelompok 7 bintang bersama Dian Pramana Poetra, Deddy Dhukun, Fariz RM, Mus Mujiono, Yopie latul, Trie Utami, dan Atiek CB.
Istri Bob H.A.S. Djanegara ini juga ikut dalam grup Rumpies bersama Vina Panduwinata, Atiek CB, serta Trie Utami.
Tetapi sejak merilis album "Menunda Fajar" pada tahun 1992 silam, Malyda memutuskan absen.
Itulah tadi karier cemerlang Malyda selama menekuni dunia musik Indonesia dengan menjadi penyanyi pop era 80-an.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini