SketsaNusantara.id - Baru-baru ini, penyanyi Anggun C Sasmi menjadi sorotan setelah dituding mendukung Israel dan zionisme.
Tudingan ini muncul akibat unggahan lama di akun media sosial X (sebelumnya Twitter) miliknya yang menampilkan foto bendera Israel, serta keterlibatannya dalam Eurovision Song Contest.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak Anggun menyerukan Israel saat membaca live tweet sehingga diduga mendukung kontestan asal Israel.
Menanggapi hal ini, Anggun dengan tegas membantah tudingan tersebut.
Melalui akun Instgramnya, Anggun menjelaskan bahwa komentarnya saat itu murni seputar musik dan tidak bermuatan politik.
Ia menegaskan tidak mendukung politik Israel terhadap Palestina dan menjunjung tinggi kemanusiaan di tengah konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia.
"Ada akun socmed yang memperlihatkan 2 postingan dari account twitter saya dan mendukung saya sebagai pendukung zionisme. Padahal saya memberikan komentar live tweet tentang Eurovision Song Contest," tulis Anggun dalam penyataannya dikutip SketsaNusantara.id dari postingan akun Instagram @anggun_cipta yang diunggah hari Minggu, 23 Februari 2025.
"Berpartisipasi dalam acara sebesar Eurovision Song Contest di mana saya melakukab live tweet dan mengomentari lagu-lagu dari banyak negara termasuk Israel, TIDAK MEMBUAT SAYA JADI PENDUKUNG POLITIK ISRAEL," tandasnya.
Lantas, apa itu Eurovision Song Contest? Jika ditelisik lebih lanjut, kontes musik ini ternyata juga kerap menuai kontroversi bahkan sempat ramai jadi perbincangan dunia karena dianggap pro Israel.
Dilansir dari situs DW, media yang berbasis di Jerman itu menjelaskan bahwa Eurovision Song Contest adalah kompetisi musik tahunan yang melibatkan berbagai negara, terutama dari Eropa.