SketsaNusantara.id - 3 Hari setelah rumor utang Rp9 miliar menerpanya, Wirda Mansur akhirnya buka suara.
Putri sulung ustadz Yusuf Mansur ini memberikan klarifikasi atas tudingan utang Rp9 miliar tersebut lewat unggahan di akun Instagramnya @wirda_mansur.
“Meluruskan yang perlu diluruskan,” tulisnya dalam unggahan tanggal 20 Februari 2025 itu.
Dalam pernyataan resmi yang diunggahnya, Wirda Mansur menjelaskan secara singkat komunitas Millenial Anti Bokek (MAB) yang dibangunnya.
Sejak dibangun pada tahun 2020, Wirda mengaku komunitas berbasis afiliasi yang ia dirikan mengalami banyak perkembangan hingga berevolusi menjadi MABCommerce.
Wirda menjelaskan, keberadaan komunitas tersebut bertujuan untuk membangun mental spiritual yang bagus dengan menawarkan Online Course bagi para anggotanya.
“Biaya yang dibayarkan oleh member bukan sekedar ‘daftar masuk’ tetapi untuk tools edukasi, modul pembelajaran, sesi mentoring, training, zoom online sampai kegiatan religi, riyadhah, dll keagamaan, untuk membangun mental spiritual yang bagus,” tulisnya seperti dikutip SketsaNusantara.id.
Ia pun menjelaskan skema afiliasi di MAB yang memberikan peluang bagi para anggotanya untuk mendapatkan penghasilan dari afiliasi marketing.
Sementara itu, terkait tudingan hutang Rp9 miliar dan 90 ribu member, Wirda Mansur dengan tegas membantah.
Baca Juga: Grup Millenial Anti Bokek Milik Wirda Mansur Dihapus! Warganet: Gak Tau Malu, Gak Takut di Akhirat
“Angka 90 ribu member yang sering disebut bukanlah jumlah member berbayar, melainkan total partisipan yang pernah ikut program gratis, webinar dan subscriber telegram,” tulisnya dalam pernyataan tersebut.