Namun, terungkap fakta mengejutkan saat pembongkaran yang ternyata makam pahlawan tersebut isinya kosong dan tak ditemukan jasad di dalamnya.
"Setelah dilakukan pembongkaran ternyata itu kosong karena tidak ditemukan jenazah atau tulang belulang satupun, bahkan kain kafannya juga tidak ada," kata Helmi di hadapan wartawan pada hari Jumat, 26 Juli 2024.
"Petugas yang melakukan pembongkaran makam hanya melihat pipa paralon, pondasi bangunan yang terhimpit dinding tembok pembatas dari bangunan bekas kantor Kecamatan Tanggul dan hanya batu-batu saja, semua sudah memastikan bahwa makam tersebut memang kosong," ungkapnya.
Helmi menyebut, kecurigaan Dinsos selama ini terjawab dan hasil pembongkaran makam ini menjadi bukti, bahwa tidak ada makam pahlawan yang berada di bekas kantor Kecamatan Tanggul.
Kadinsos Jember itu menyebut, tidak ada pihak keluarga atau ahli waris yang melapor dan rencana awal makam akan dipindah ke tempat pemakaman umum.
Namun, sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pejuang kemerdekaan, akhirnya batu nisan makam pahlawan tersebut dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan di Jember.
"Kami sudah informasikan soal makam ini dan menunggu laporan dari keluarga atau ahli waris. Kami tunggu selama satu bulan tapi tidak ada yang datang ke kantor kecamatan untuk melakukan konfirmasi sampai hari," ucap Helmi.
"Rencananya memang sebelumnya mau dipindahkan ke TPU (Tempat Pemakaman Umum) Karanglo, tapi sebagai penghormatan akhirnya kami pindahkan ke TMP Jember, jadi misalnya ada keluarganya yang mau melihat bisa dikunjungi ke sana," tandasnya.***