Yassierli menilai antusiasme perusahaan maupun calon peserta cukup tinggi. Karena itu, proses verifikasi menjadi tahap penting agar program benar-benar memberikan manfaat bagi lulusan perguruan tinggi yang sedang mempersiapkan diri memasuki pasar kerja.
"Kami berusaha kelola sebaik-baiknya, kita pastikan lowongannya itu adalah benar-benar cocok untuk kompetensi seorang lulusan perguruan tinggi. Dan kita juga melihat animo luar biasa. Saya yakin nanti kita akan bisa menyeleksi perusahaan-perusahaan yang benar-benar dapat menjadi ruang magang bagi adik-adik kita. Jadi kita berharap bisa optimal," tegasnya.
Program Magang Nasional 2026 menjadi salah satu strategi pemerintah untuk memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri. Melalui pengalaman kerja secara langsung, lulusan baru diharapkan memiliki bekal keterampilan, jejaring profesional, serta kesiapan yang lebih baik saat memasuki dunia kerja.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!