Dikutip SketsaNusantara.id dari sirus USA Today, pada tahun 1861, Richard Cadbury dan saudaranya, George Cadbury mengambil alih bisnis tersebut.
Untuk meningkatkan penjualan Richard dan George melakukan inovasi pada produk cokelat dengan melahirkan varian baru yang disebut dark chocolate atau cokelat masak pekat.
Cokelat varian ini dijual dengan kemasan kotak berbentuk hati disertai gambar cupid dan bunga mawar di atasnya.
Produk cokelat inilah yang kemudian berkembang menjadi hadiah Valentine, hingga saat ini.
Selain itu, hubungan cokelat dengan Hari Valentine juga berkaitan dengan simbol kasih sayang.
Dikutip dari Appetie, cokelat memiliki zat yang mampu melepas endorfin dalam otak sehingga menciptakan rasa senang dan bahagia.
Efek endorfin tersebut mirip dengan perasaan saat orang sedang jatuh cinta.
Hingga akhirnya cokelat menjadi salah satu hadiah yang paling sering diberikan pada saat Hari Valentine.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!