Dalam falsafah budaya Jawa, tirakatan sama halnya seperti menunaikan tugas dan fungsi sosial, melalui adeping tekad (tekad kuat), cloroting batin (batin yang bersih dan bercahaya), sura dira jayaningrat, lebur dening pangastuti (bersatu dan bekerja sama), sebagai laku yang ditempuh menuju pangajab sih kawilujengan langgeng (untuk keselamatan).
Sedangkan tujuan kita bernegara adalah untuk mendapatkan keselamatan hidup, demi meraih keselamatan tersebut Kita harus memiliki tekad yang kuat, batin yang bersih dan bercahaya serta dilakukan secara bersama-sama dalam sebuah kesatuan, kesatuan yang sesungguhnya.
Hadirin dan saudara-saudara sekalian yang terhormat
Semoga melalui tirakatan 17 Agustus 2924 ini, terbangun kejernihan akal dan kepekaan rasa dalam menangkap hikmah pesan proklamasi.
Saya ingin mengajak segenap masyarakat Desa... untuk menyambut dan merayakan Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menanamkan semangat kejuangan dan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.
Ajakan ini sebagai tonggak perjuangan, pergerakan dan semangat untuk terus bersatu padu, memantapkan kedaulatan, menjadi bangsa dan negara yang maju, bermartabat dan berkepribadian Pancasila.
Sebelum saya tutup, Saya ucapakan mohon maaf apabila ada ucapan, kata, maupun perbuatan yang kurang berkenan bagi bapak ibu hadirin pada malam tirakatan 17 Agustus 2024.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI