Sayangnya, seringkali hal ini disalahpahami bahwa seorang pemimpin harus memiliki banyak perhiasan harta dan benda.
Yang terjadi pada akhirnya adalah memperkaya diri sendiri tanpa peduli dengan rakyat yang dimpimpinnya.
Baca Juga: 3 Istri Sunan Kalijaga yang Setia Menemani dalam Menyebarkan Agama Islam di Tanah Jawa
2. Estri (Wanita)
Maksud dari estri (wanita) ini sebenarnya adalah seorang pemimpin harus berbudi luhur, berjiwa sabar, santun dan pandai berdiplomasi.
Pemimpin berwatak estri maksudnya juga bahwa ia harus mampu mengalahkan lawan tanpa kekerasan.
Sayangnya karena dimaknai secara harfiah, seringkali disalahpahami bahwa pemimpin harus dikelilingi oleh banyak perempuan cantik.
Baca Juga: Apa Jadinya Jika Keris Diletakkan di Badan Bagian Depan? Pusaka Jawa Ini Punya Simbol di Luar Nalar
Ironisnya, ini membuat seorang pemimpin menjadi mudah tergoda oleh perempuan sehingga kehilangan wibawa d hadapan masyarakatnya.
3. Curiga (Keris)
Pemimpin yang memiliki watak keris atau curiga ini maksudnya adalah memiliki ketajaman berpikir, sehingga mampu mengambil kebijakan strategis dengan benar.
Hal ini seringkali disalahpahami dengan sebagai seorang Jawa harus memiliki keris ataupun pusaka untuk melanggengkan kepemimpinannya.
Baca Juga: Nyaris Punah Ditelan Zaman, Beginilah Ritual Tradisional Jawa Menjaga dan Merawat Bumi
Walaupun mungkin syah-syah saja karena bagian dari menjaga tradisi, tentu orang Jawa harus memahami nilai filosofis sebagai seorang pemimpin saat ia memiliki keris atau pusaka.